
Solo, 10 November – Pelatihan Akuntansi Pesantren Tingkat Nasional Tahun 2025 resmi dilaksanakan pada 10–12 November 2025 di Kota Solo dengan diikuti oleh 100 pengelola pondok pesantren dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan pendanaan dari Bank Indonesia, sebagai bagian dari upaya strategis dalam memperkuat tata kelola pesantren dan mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah nasional.
Pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan pengelola pesantren dalam mengimplementasikan sistem akuntansi yang transparan, profesional, dan akuntabel sesuai dengan standar akuntansi entitas nirlaba. Penguatan kapasitas ini dinilai penting mengingat peran pesantren yang semakin luas tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat dan pengelola berbagai program pemberdayaan.
