Semarang – Tax Center Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi perpajakan di kalangan pelajar melalui kegiatan Tax Center Goes to School yang diselenggarakan di SMKN 1 Kendal pada Rabu (25/2/2026). Mengusung tema “Generasi Hebat, Sadar Pajak: Langkah Mudah Lapor SPT di Era Coretax,” kegiatan ini diikuti oleh 66 siswa kelas XI Program Keahlian Akuntansi.
Program ini bertujuan memberikan edukasi mengenai perpajakan sekaligus membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi melalui sistem Coretax, sistem administrasi perpajakan terbaru yang diterapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
Kegiatan dibuka dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Kendal, Agus Maksum, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukasi tersebut.
“Melalui kegiatan ini, siswa akan memperoleh wawasan dan pengalaman yang sangat bermanfaat di bidang perpajakan. Kompetensi perpajakan merupakan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki oleh lulusan akuntansi untuk menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua Tax Center UIN Walisongo Semarang, Muhammad Hadziq Riyadi Putra, yang mengungkapkan harapannya agar kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dapat terus diperkuat dalam mendukung peningkatan literasi perpajakan sejak dini. Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan pembacaan doa.

Memasuki sesi utama, materi disampaikan oleh Devita Afifah Zuliana dan Khoirin Nida, yang merupakan relawan sekaligus pemateri dari Tax Center Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Walisongo Semarang. Dalam pemaparannya, peserta dikenalkan pada konsep dasar sistem Coretax, struktur SPT Tahunan Orang Pribadi, serta pemanfaatan fitur pre-populated data pada Taxpayer Portal untuk mempermudah proses pelaporan pajak. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tahapan pelaporan SPT secara sistematis agar dapat meminimalkan kesalahan dalam pengisian data.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pengisian dan pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 melalui web simulator Coretax. Selama sesi praktik, para siswa didampingi oleh relawan Tax Center sehingga proses pembelajaran berlangsung interaktif, aplikatif, dan mudah dipahami. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam diskusi serta keaktifan mengajukan pertanyaan selama kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman peserta, panitia menyelenggarakan kuis interaktif menggunakan platform Kahoot. Melalui kegiatan ini, peserta dapat menguji kembali pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan dalam suasana yang menyenangkan dan kompetitif. Tingginya antusiasme siswa menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang kuis, penyerahan cendera mata dari Tax Center Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Walisongo Semarang kepada SMKN 1 Kendal, serta sesi foto bersama.
Melalui kegiatan Tax Center Goes to School, Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Walisongo Semarang terus memperkuat perannya dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi perpajakan generasi muda sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kepatuhan pajak sejak dini. Selain menjadi sarana edukasi bagi siswa, program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa dan relawan Tax Center untuk mengimplementasikan kompetensi akademik melalui kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
